Selasa, 29 Juni 2010

Kamus Istilah Penyalahgunaan dan Ketergantungan NAZA (Narkotika, Alkohol, dan Zat Adiktif)

Cibubur, Rabu, 16 Juni 2010

Kamus Istilah Penyalahgunaan dan Ketergantungan NAZA (Narkotika, Alkohol, dan Zat Adiktif)

(Dikutip dari "Penyalahgunaan dan Ketergantungan NAZA" Edisi Kedua Karangan Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari, Psikiater)

Oleh: Mohamad Istihori

1. Sintesa= Turunan.

2. Perilaku Antisosial= Perilaku Maladaptif.

3. Adiksi (Addiction)= Ketagihan.

4. Dependensi (Dependency)= Ketergantungan.

5. Hendaya= Impairment.

6. Gejala Putus Zat= Withdrawal Symptoms.

7. Etiologi= Penyebab Penyakit.

8. Simptom= Gejala.

9. Anestesi= Pembiusan.

10. Gunung Es= Ice Berg.

11. Angka Kematian= Mortality Rate.

12. Sugesti= Craving.

Kambuh
=>Teman
=>Sugesti
=>Faktor frustasi/stres

13. Pemakai yang memakai lebih dari satu zat= Poly drugs abuser.

14. Kepribadian anti sosial= Psikopat.

15. Kondisi keluarga yang tidak baik= Disfungsi keluarga.

16. Keinginan yang tak tertahankan= An overpowering desire.

17. Pengedar= Pusher.

18. Sistem transmisi saraf= Neuro-transmitter.

19. Heroin= Putaw.

20. Gangguan mental dan perilaku= Mental and behavior disorder.

21. Punitif= Hukuman.

22. Terapeutik= Pengobatan.

23. Organobiologik= Susunan saraf pusat/otak.

24. Fungsi kognitif= Alam pikiran.

25. Fungsi afektif= Alam perasaan/emosi.

26. Fungsi psikomotor= Perilaku.

27. Reversible= Yang dapat balik kembali.

28. Fungsi analgetik= Penawar nyeri.

29. Faktor predisposisi= Faktor yang membuat seseorang cenderung menyalahgunakan NAZA.

- Gangguan kejiwaan yaitu gangguan kepribadian (anti sosial), kecemasan, dan depresi.

30. Faktor kontribusi= Kondisi keluarga yang terdiri dari tiga komponen yaitu keutuhan keluarga, kesibukan orang tua, dan hubungan interpersonal antar keluarga.

31. Faktor pencetus adalah pengaruh teman kelompok sebaya dan NAZA-nya itu sendiri.

32. Mengobati dirinya sendiri= Self medication.

33. Reaksi pelarian= Escape reaction.

34. Jantung berdebar-debar= Palpitasi.

35. Euforia= Rasa gembira tanpa sebab dan tidak wajar.

36. Halusinasi= Pengalaman panca indera tanpa adanya sumber stimulasi (rangsangan) yang menimbulkannya.

37. Halusinasi:
- Pendengaran
- Pengelihatan
- Penciuman
- Rasa, dan
- Raba.

38. Delusi: Suatu keyakinan yang tidak rasional meskipun telah diberikan bukti-bukti bahwa pikiran itu tidak rasional, yang bersangkutan tetap meyakininya.

39. Delusi paranoid: Yang bersangkutan yakin benar bahwa ada orang yang akan berbuat jahat kepadanya, padahal dalam kenyataannya tidak ada orang yang dimaksud.

40. Pelebaran: Dilatasi.

41. Gangguan jiwa: Psikosis.

42. Pemahaman diri= Insight.

43. Pembicaraan cadel= Slurred Speech.

44. Air mata berlebihan= Lakrimasi.

45. Cairan hidung berlebihan= Rhinorea.

46. Bulu rambut dan kuduk berdiri/bergidik= Piloeraksi.

47. Mulut menguap= Yawning.

48. Jantung berdebar-debar= Palpitasi.

49. Oedema= Pembengkakan.

50. Rasa gembira= Elation.

51. Rasa harga diri meningkat= Grandiosity.

52. Bicara yang seringkali tidak tentu ujung pangkalnya dan melompat-lompat= Flight of ideas.

53. Overdosis= Intoksikasi.

54. Gangguan mental organik:
- Gangguan dalam fungsi berpikir.
- Gangguan dalam fungsi berperasaan.
- Gangguan dalam fungsi berprilaku.

55. Mata jereng= Nistakmus.

56. Hipotensi ortostatik= Tekanan darah menurun karena perubahan posisi tubuh: berbaring, duduk, dan berdiri.

67. Agitasi psikomotor= Yang bersangkutan berperilaku hiperaktif, tidak dapat diam, dan selalu bergerak.

68. Obat tidur= sedativa/hipnotika.

69. Ketagihan tembakau= Craving.

70. Pencegahan= Prevensi.

71. Supply reduction= Upaya-upaya untuk mengurangi sebanyak mungkin pengadaan dan peredaran NAZA.

72. Demand reduction= Upaya-upaya untuk mengurangi sebanyak mungkin permintaan atau kebutuhan terhadap NAZA oleh para penyalahguna.

73. Welfare= Kesejahteraan.

74. Prevensi:
- Primer=> Pencegahan terhadap orang sehat.
- Skunder=> Rehabilitasi terhadap pasien NAZA.
- Tersier=> Rehabilitasi terhadap pasien pasca terapi.

75. Lingkungan bebas NAZA= Drugs free environment.

76. Ketidaktahuan= Ignorancy.

77. Kepribadian yang rawan= Vulnerable personality.

78. Penyakit endemik dalam masyarakat= Endemic disease in the modern society.

79. Penyakit keluarga= Family disease.

80. Bercerai= Divorce.

81. Berpisah= Separation.

82. Hubungan tidak harmonis= Poor marriage.

83. Tanpa kehangatan= Low warm.

84. Rasa aman= Security feeling.

85. Saling mencintai dan dicintai= Love to be loved.

86. "Warisan yang paling berharga yang dapat diberikan orang tua kepada anak-anaknya adalah waktu beberapa menit setiap harinya."

87. Kekambuhan= Relapse.

88. Pendidikan pencegahan NAZA= Preventive drug education.

89. Lingkungan sekolah bebas dari NAZA= Drug free school environment.

90. Disembuhkan= Curable.

91. Dikendalikan/dikontrol= Controlable.

92. Kewaspadaan masyarakat= Public awareness.

93. Pendekatan holistik= Holistic approach.

94. Racun= Toksin.

95. Cannabis= Ganja.

96. Psikiatri= Kedokteran Jiwa.

97. Daya Nilai Realitas= Reality Testing Ability.

98. "Obat jenis major tranquilizer diberikan kepada orang yang mengalami:
- Gangguan jiwa psikosis fungsional.
- Gangguan jiwa psikosis organik (seperti para junkies)."

99. "Penyalahguna/ketergantungan NAZA akan mengalami depresi karena yang bersangkutan akan mengalami depresi karena yang bersangkutan akan kehilangan rasa euforia manakala NAZA dibersihkan dari tubuhnya."

100. Rasa ingin= Craving.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar