Kamis, 12 Februari 2009

Cinta Usang Dimakan Zaman

Rabu, 110209

Cinta Usang Dimakan Zaman

Oleh: Mohamad Istihori

Sewaktu masih pacaran, si cowok sangat perhatian dengan ceweknya. Ketika ceweknya "kepaduk" batu, cowok langsung respon dengan tanggapnya, "Aduh batu mengapa kau sakiti kaki kekasihku?" (Batu yang disalahin, kekasih dibela).

Setelah menikah, punya anak satu, peristiwa kekasih (sekarang sudah menjadi istri), kakinya kepaduk batu terulang lagi. Kali ini si cowok (sekarang sudah menjadi seorang suami) berkata, "Aduh mamah makanya kalau jalan jangan buru-buru dong!"

Suatu hari ketika pasangan sejoli ini hendak pergi kondangan, sekarang mereka sudah punya anak tiga, sang istri kakinya kembali kepaduk. Sang suami berkata, "Mamah matanya ke mana sih? Batu kok ditabrak aja?" (Sekarang istri yang disalahin, batu malah dibela).

1 komentar:

  1. salam!!!

    ene yakin nt ga ky gitu,,,,, salam deh buat istrinya

    BalasHapus